Kepri Masih Impor Garam
Pandawa FM (Tanjungpinang) - Kekayaan Potensi kelautan Kepri yang melimpah ternyata belum terkelola dengan baik. Hal tersebut terlihat dari fakta bahwa hingga saat ini untuk mendapatkan garam-pun Kepri masih mendapatkannya melalui Impor.
"Dengan potensi kelautan yang kaya, seharusnya kita bisa menghasilkan garam sendiri. Bukannya masih impor garam," kata Penjabat Gubernur Kepri Agung Mulyana. Agung menjelaskan, hal ini terjadi dikarenakan pengelolaan kemaritiman di Kepri masih belum terkonsep dengan baik, sehingga belum dapat mempetakan mana yang bisa dikembangkan dan yang mana yang tidak. Dan untuk merealisasikannya, kata Agung, harus dilakukan secara berkesinambungan.
Agung juga menjelaskan, pemerintah bisa mengelola air laut dengan mengembangkan industri untuk penggaraman. Industri garam tersebut bukan industri kecil. Tetapi, jika dikembangkan banyak yang dapat dihasilkan. Namun, saat ini masalahnya, bagaimana konsep untuk merealisasikannya. Dan siapa yang merealisasikannya. Tentu semua pihak. Agung menyebutkan, inilah peran generasi muda Kepri, bagaimana menyumbangkan ide kreatifnya dalam konsep-konsep pengelolaan potensi yang dimiliki.
"Jika konsep serta ide-ide itu disampaikan logis dan baik, maka saya sendiri yang akan menyalurkan dan menindak lanjuti kosep tersebut ke Kementrian ESDM," tegas Agung. Untuk itulah, Agung mengajak seluruh generasi muda Kepri untuk mampu mengeluarkan ide-ide kreatif serta logisnya untuk mengelola potensi yang dimiliki Kepri.
- Hits: 1048