Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Mon - Sun: 6:00 - 23:00

Kabut Asap Semakin Tebal

Pandawa FM (Tanjungpinang),- Kabut asap yang melanda Kota Tanjungpinang dua hari ini akibat kebakaran hutan di Sumatra menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Warga diimbau untuk menggunakan masker saat keluar rumah. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Tanjungpinang, menyampaikan bahwa dari hari Rabu (23/9) hingga kini kabut asap yang menyelimuti Kota Tanjungpinang merupakan terburuk dan masuk pada katagori berbahaya bagi kesehatan manusia.

Namun, untuk kondisi penerbangan di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Kota Tanjungpinang masih normal. Kabut asap itu berimbas buruk bagi kesehatan masyarakat Kota Tanjungpinang. Pasalnya, kabut asap telah ada membuat masyarakat terkena batuk-batuk. Ia juga mengimbau, lebih baik warga menggunakan masker apabila beraktifitas di luar rumah agar tidak terkontaminasi asap dan menghindari penyakit pernapasan. Sementara itu, kabut asap yang melanda sejumlah wilayah di Kota Tanjungpinang telah membuat warga resah. Betapa tidak, asap tersebut bisa menimbulkan gangguan kesehatan, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kepala Dinkes Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan dengan kondisi seperti tentu menjadi perhatian khusus bagi pemerintah daerah. Dalam mengatasi kabut asap tersebut pihaknya telah membagikan masker untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat. "Saat ini di Tanjungpinang sendiri belum memiliki alat pengukur asap atau alat yang mendeteksi pencemaran udara. Sehingga, belum bisa menyimpulkan berapa besar dampak dan pencemaran udara ini. Namun patut kita waspadai dengan penyakit ISPA yang bisa menyerang warga," ungkapnya.

Dijelaskannya, yang lebih rentan terkena dari dampak asap ini adalah bagi anak-anak balita dan bayi. Selain itu, juga perlu diwaspadai bagi para lanjut usia dan bagi penderita asma. Dengan demikian, pihaknya mengimbau kepada masyarakat Kota Tanjungpinang, terutama bagi yang memiliki anak balita untuk sementara ini agar tidak keluar rumah bila tidak penting sekali. Selain itu, untuk anak-anak sekolah juga agar tidak melakukan kegiatan di luar sekolah sementara ini.

  • Hits: 938