Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Mon - Sun: 6:00 - 23:00

Berpantun 10 Jam Catat Rekor Muri

Pandawa FM (Tanjungpinang) Penjabat Gubernur Kepri, Angung Mulyana membuka acara Pencatatan Rekor Muri Berpantun selama 10 jam yang dilaksanakan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), di Gedung Daerah Tepi Laut Tanjungpinang, Jumat (13/9) lalu. Pembukaan pencatatan Rekor Muri ini diiringi dengan tarian dan musik tradisional Melayu.

Dalam sambutannya, Agung menyambut baik pelaksanaan acara ini. Selain Kepri sebagai negeri maritim yang berbudaya Melayu, Kepri merupakan punca asal dari bahasa Indonesia yang dijadikan sebagai bahasa Nasional pemersatu. "Pada kenyataannya budaya Melayu telah berhasil menjadi tiang pemersatu. Dari 750 bahasa dari 250 suku bangsa di Indonesia, terbukti bahasa Melayu-lah yang menjadi dasar lahirnya bangsa Indonesia," kata Agung. Tak hanya itu, Agung juga menyinggung terkait masalah kemaritiman. Yang menjadi dasar permasalahan adalah pemikiran teknorasi, budaya maritim serta Industri maritim. Untuk dapat menjadi derah maritim yang maju, ia mengajak generasi muda Kepri untuk menciptakan pemikiran teknorasi kemaritiman.

"Dengan menguasai informasi kemaritiman, secara tidak langsung kita akan dapat mengendalikan wilayah perairan dan udara yang ada. Karena Kepri juga merupakan daerah yang kaya sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan dari sumber maritim," tegas Agung. Hadir pada kesempatan ini sebagai undanngan kehormatan Ketua BPK RI Hary Azhar Aziz. Kehadirannya sengaja diundang oleh panitia karena sebagai putra asli Kepri yang faham akan kemaritiman dan menduduki jabatan penting di Pusat. Selain itu hadir juga Rektor UMRAH Kamsir Akhlus, anggota DPRD Kepri Husnizar Hood, SKPD, FKPD tokoh masyarakat dan tokoh budaya.

Dalam sambutannya, ketua BPK RI Hari Azhar Aziz mengaku bangga menjadi anak Kepri. Karena Kepri kaya dengan budaya serta adat istiadatnya. "Di sinilah sumber budya Melayu yang kemudian menjadi dasar budaya bangsa Indonesia. Saya pribadi sangat bangga menjadi anak Tanjungpinang yang kaya deng an budaya dan adat istiadat ini," ujar Harry. Hary juga memotivasi pemuda dan pemudi UMRAH untuk tetap berperan menyumbangkan pemikirannya dalam melakukan pembangunan-pembangunan di Provinsi Kepri ini.

 

Sumber : kepriprov.go.id

  • Hits: 1070