Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Mon - Sun: 6:00 - 23:00

Aksi Jambret Kembali Marak Di Tanjungpinang

Pandawa FM (Tanjungpinang),- Aksi penjambretan kembali marak di Kota Tanjungpinang. Dua warga, Rosmiayati (26) dan Mariana (21) pada Kamis (30/7) menjadi korban jambret di dua lokasi yang berbeda. Akibat peristiwa tersebut kedua korban mengalami kerugian sekitar Rp5.500.000.

Korban pertama yang melaporkan peristiwa tersebut yakni Rosmiayati yang dijambret pelaku di Jalan DI Panjaitan, tepatnya di depan Hotel Pelangi, sekitar pukul 09.00 WIB. Kejadian tersebut ketika korban berniat hendak pergi bekerja. Namun di tengah perjalanan, kendaraan roda dua yang dikendarainya diserempat sepeda motor pelaku dari arah belakang, dan meranpas tas wanita muda tersebut.

Mesekipun sempat terjadi pengejaran, namun korban kalah cepat dengan pelaku yang melaju membawa kendaraannya, bersama tas milik korban. Pada hari yang sama, aksi serupa juga dialami Marina (21), seorang mahasiswi di salah satu Universitas di Tanjungpinang, Sekitar pukul 21.35 WIB. Kejadian tersebut, ketika korban tengah melintasi Jalan Raja Haji Fisabilillah, KM 8 atas. Namun tiba-tiba dari arah belakang sepeda motornya, dipepet dua orang pelaku yang menggunakan sepeda motor Revo warna merah dengan Nomor BP 2786 QT.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP M Dwita Kumu Wardana mengakui ada dua laporan penjambretan yang diterima pihaknya atas laporan korban tersebut. Saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan. "Sebelumnya, Polres Tanjungpinang telah berhasil menangkap beberapa komplotan pelaku jambret. Sekarang pelaku kembali beraksi. Kita menduga bukan pelaku lama, dan kemungkinan pemain baru, karena komplotan yang lama, kita ketahui masih berada di dalam penjara," kata Dwita.

Menurut Dwita, komplotan alap-alap jalan yang kembali beraksi di wilayah hukum yang dipimpinnya. Jika belum keluar dari Tanjungpinang pasti akan tertangkap. "Khusus terhadap pelaku jambret, secepat mungkin harus ditangkap. Selain mengambil barang-barang berharga korbannya, aksinya juga sangat membahayakan nyawa korbannya. Korbannya bisa jatuh dari motor," ucap Dwita. Terpisah, Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Reza Morandi Tarigan, melalui Kaur Bin Ops (KBO) Iptu Efendi, mengatakan pihaknya saat ini telah memintai keterangan dari dua korban aksi penjambretan yang menimpanya.

  • Hits: 1025