Masyarakat Harus Jeli Dalam Memilih Daging Ayam Dan Sapi
Pandawa FM (Tanjungpinang),- Mendekati Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan daging ayam maupun sapi cenderung mengalami peningkatan. Masyarakat hendaknya harus lebih cerdas dalam memilih. Sebab, tidak dipungkiri disaat seperti ini kerap dimanfaatkan oleh segelintir pedagang-pedagang nakal yang memanfaatkan momen ini untuk mencari keuntungan.
Kepala Bidang (Kabid) Pertanian dan Peternakan Dinas Kelautan Perikanan Pertanian Kehutanan dan Energi (KP2KE) Kota Tanjungpinang, Hamerudin menyebutkan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya setiap mendekati Hari Raya Idul Fitri, pihaknya kerap menemukan pedagang daging yang menjual daging diluar prosedur yang telah ditentukan.
Menjelang lebaran banyak ditemui pedagang ayam yang memotong leher ayam itu tidak putus. Bahkan tahun lalu ada pedagang yang tertangkap tangan memotong ayam tidak sesuai aturan.” Ujarnya. Sebenarnya para pedagang ayam tersebut mengetahui tata cara memotong ayam yang benar. Namun karena dimasa lebaran itu permintaan akan daging ayam cenderung meningkat membuat para pedagang ayam tersebut terburu-buru. Selain pemotongan leher ayam yang tidak sempurna, jelang lebaran seperti ini pihaknya juga kerap menemukan peredaran ayam mati kemarin (tiren) dan juga daging ayam yang mengandung formalin.
Sementara itu untuk peredaran daging sapi, selama ini hampir tidak pernah ditemukan hal-hal yang menyimpang. Namun walaupun begitu, tidak serta merta daging sapi yang dijual dipasaran aman untuk dikonsumsi. Karna hampir sebagian besar pedagang daging dipasar Tanjungpinang belum sepenuhnya menjaga kebersihan daging yang dijualnya. Untuk itu masyarakat harus bisa lebih jeli ketika melihat kondisi daging yang dijual. Jika warna daging yang dijual berwarna agak kebiru-biruan disarankan untuk tidak membeli. Selain itu daging yang baru dibeli disarankan untuk langsung diolah agar mikroba-mikroba yang terdapat didaging segera mati.
- Hits: 971