Lobam Rancang Pengembangan Industri Maritim
Pandawa FM, (Tanjungpinang),- Kawasan Industri Lobam di Bintan telah ditetapkan sebagai salah satu Objek Vital Nasional Indonesia (OVNI) dari 4 kawasan industri di Kepri. Saat ini Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) sebagai pengelola kawasan sedan merancang untuk pengembangan industri kemaritiman.
Menjelang akhir tahun 2014, dikawasan itu masih terdapat 19 perusahaan industri tanpa ada penambahan investasi baru. Di areal 4 ribu hektar kawasan industri Lobam itu terdapat kawasan laut yang dalam dan dasar laut yang dangkal, kanal (sungai) serta ketersediaan air yang cukup. Potensi perairan itu dijadikan sebagai kawasan baru untuk pengembangan investasi kemaritiman, terutama industri penyediaan jasa maintenance atau perbaikan kapal.
“Kami sedang merancang konsep pengembangan industri kemaritiman di pesisir laut. Sedangkan didaratan untuk pengembangan investasi pesawat dan industri garmen maupun elektronik. Ujar Jarmin Hidajat, Manager Liaison PT BIIE Lobam. Untuk sektor kemaritiman, banyak perusahaan perkapalan dari Singapura yang ingin pindah ke Kepri. Baik penyediaan barang maupun maintenance perkapalan. Apakah pencucian, cat kapal maupun perbaikan kapal secara menyeluruh. Peluang itu yang sedang dilirik.
Sedangkan untuk industri perikanan, kawasan Lobam juga sedang melirik peluang itu dengan pemanfaatan kanal dan beberapa kawasan pantai. Investor perikanan itu dari pengusaha Singapura maupun Jepang tertarik untuk pembibitan sampai dengan pembesaran. Sedangkan ikan yang siap panen kembali dibawa ke Singapura maupun Jepang. Untuk mengakomodir peluang investasi itu, BIIE Lobam sudah membuat perencanaan letak wilayah. Hanya saja perencanaan wilayah investasi kemaritiman itu harus disesuaikan dengan RT RW dari pemerintah daerah.
Sumber : Tanjungpinang Pos
- Hits: 1407