Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Mon - Sun: 6:00 - 23:00

Kerja Sama Kepri-Gyeongsangnam

images/sani-dan-wagub-korsel-tandatangani-mou-2.jpgPandawa FM (Tanjungpinang),- Wakil Gubernur Provinsi Gyeongsangnam Korea Selatan Mr Yoon Hang Hong tertarik dengan geografis Kepri yang sama dengan daerah mereka. Saat ini, berkat kerja keras pemerintah mereka, Gyeongsangnam bisa menjadi industri perkapalan terbesar kedua di dunia. Kepri yang sama geografisnya dengan Gyeongsangnam bisa semaju itu. “Tapi, kami fokus dulu membangun industri. Setelah industri maju, kota berkembang, dengan sendirinya bidang kepariwisataan maju,” ujar Mr Yoon Hang saat melakukan kunjungan balasan ke Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (10/2). Ini merupakan kunjungan balasan sebelumnya saat Gubernur Kepri HM Sani melakukan kunjungan kerja bersama rombongan ke Gyeongsangnam, Oktober 2014 lalu.

Ia menjelaskan, tahun 1970 Korsel sangat miskin dan terpuruk. Bahkan, banyak warga negaranya pergi merantau ke negara lain untuk mencari makan. Namun, mereka kerja keras. Hasilnya, sekarang Korsel sangat maju baik ekonomi, wisata maupun industri dan teknologi. Dijelaskannya, pihaknya serius ingin menjalin kerja sama dengan Kepri. Banyak kerja sama yang bisa dilakukan. Namun, yang jadi fokus utamanya nanti adalah bidang kepariwisataan. Di Gyeongsangnam, kata dia, jika satu hari itu hanya 24 jam, maka mereka itu butuh 25 jam satu hari. “Pekerjaan kami itu sangat banyak. Tidak cukup 24 jam sehari untuk kami. Karena kami harus bekerja 25 jam sehari,” jelasnya. Ia sendiri harus menyeberang lintas negara demi bertemu Gubernur Kepri HM Sani dalam menindaklanjuti Letter of Intens (LoI) yang sudah ditandatangani bersama, Oktober 2014 lalu saat Sani melakukan kunjungan kerja ke sana.

Sebelum barangkat ke Kepri, ia dan stafnya melihat peta tentang Kepri. Pulaunya sangat banyak. Bahkan ada ribuan pulau. Bagi pemerintah Gyeongsangnam, LoI ibarat pertemuan atau persahabatan. Sedangkan Memorandum of Understanding (MoU) yang diteken kemarin ibarat permulaan ke langkah berikutnya bagi kedua belah pihak. Agar kerja sama kedua belah pihak bisa lebih maju, maka ke depan akan diadakan pertemuan berikutnya dan dilakukan Memorandum of Agreement (MoA). Jadwal ini akan diatur kemudian. Oktober tahun ini, ia akan mengirim staff dan tenaga ahlinya ke Kepri untuk menindaklanjuti kerja sama ini.

Gubernur Kepri HM Sani mengatakan, setelah kunjungannya ke Gyeongsangnam, ia langsung mengirimkan stafnya untuk belajar ke Gyeongsangnam dengan biaya dari pihak pemerintah Korsel sendiri. Ke depan, ia berharap kerja sama bisa lebih fokus di bidang industri perkapalan (offshore) dan alih teknologi. Saat berkunjung ke Gyeongsangnam, Sani dan rombongan mengunjungi salah satu industri perkapalan di tempat itu. Sani melihat industri di sana sudah sangat maju.

Sani menjelaskan, saat ini kerja sama yang ingin digarap tentang kemaritiman sesuai dengan program pemerintah pusat RI. Salah satunya adalah bidang kepariwisataan.Ke depan, turis dari Korea tak perlu harus singgah lagi di negara tetangga. Sebab, saat ini sedang dibangun Bandara Busung di Bintan. Tahun 2017, bandara tersebut sudah rampung. “Sudah bisa langsung nanti dari Korea ke Pulau Bintan,” jelasnya Sani. Saat itu, Sani dan Mr Yoon Hang Hong meneken MoU kerja sama pertukaran persahabatan Provinsi Kepri RI dengan Provinsi Gyeongsangnam Republik Korea Selatan.

  • Hits: 1054