Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Mon - Sun: 6:00 - 23:00

KEPRI PINTU GERBANG WISATA BAHARI

images/banners/NewsPandawa.jpgPandawa FM (Tanjungpinang),- Gubernur Kepri HM Sani akan menandatangani MoU dengan Kedutaan Besar (Kedubes) RI di Singapura tentang promosi dan pengembangan Provinsi Kepri sebagai pintu erbang wisata bahari, Rabu (29/10) kemarin.Gubernur HM Sani dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan pemerintah Singapura untuk pengembangan investasi sektor pariwisata di wilayah Kepri ke depan.

 

Selama ini Pemprov Kepri telah melakukan koordinasi dengan Konsul Singapura untuk Indonesia di Batam, terkait pengembangan peluang-peluang sektor pariwisata. Pengembangan tersebut turut didukung Kedubes RI yang berada di Singapura. Sebagai tindak lanjut koordinasi tersebut, Gubernur Kepri H Muhammad Sani dan sejumlah pimpinan SKPD melakukan kunjungan muhibah ke Singapura, Selasa (30/10). Dalam kunjungan tersebut, Sani akan menandatangani MoU dengan Kedubes RI di Singapura untuk menjadikan Kepri sebagai pintu masuk utama bagi turis dan investasi pariwisata. Dalam nota kesepahaman tersebut, Kedubes RI di Singapura akan mempromosikan dan melakukan upaya pengembangan potensi pariwisata Kepri di Singapura.

Bersama Konsul Singapura di Batam, Sani menyampaikan, Pemprov Kepri pada saat kunjungan akan mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Singapura, Wakil Menteri Luar Negeri Singapura, Economic Development Board of Singapore (EDB) dan Internasional Enterprise Singapore (IES). Kemudian, dengan Agriculture and Veterinary Authority (URA), Urban Renewal Authority (MPA) dan pertemuan bisnis dengan pengusaha Singapura.

“ Kunjungan muhibah ke Singapura itu bertujuan untuk meningkatkan hubungan kerjasama antara pemerintah Singapura dengan Pemprov Kepri. Terutama dalam peningkatan pariwisata bahari Kepri,” ujar Sani, sebelum menghadiri paripurna pengucapan sumpah/janji jabatan Ketua dan Wakil Ketua definitif DPRD Kepri, Selasa (28/10) Sani mengatakan, satu potensi pengembangan pariwisata Kepri yang harus dicapai ke depan yaitu menjadikan Anmbas dan Natuna sebagai daerah tujuan pariwisata bahari yacht (kapal layar).

Selama ini turis asing sudah melakukan kunjungan ke Natuna dan Anambas dengan menggunakan yacht. Turis asing itu datang dari Singapura dengan menggunakan izin. “Potensi pariwisata kapal yacht itu harus dikembangkan di Bintan, Batam dan diarahkan ke Natuna serta Anambas,” ujar Sani***

Sumber : Tanjungpinang Pos

  • Hits: 1360