Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Mon - Sun: 6:00 - 23:00

Harga Ikan Masih Mahal

Pandawa FM, (Tanjungpinang)-- Lebaran telah berlalu. Permintaan di pasar pun sudah normal kembali. Namun, harga di pasar masih juga belum turun. Diantaranya harga ikan. Dibandingkan dengan harga sebelum puasa dan lebaran, kenaikan yang terjadi pada lebaran lalu hampir dibilang tidak turun. Di Pasar Bintan Centre, kemarin, harga ikan masih tetap mahal. Ternyata alasan pedagang, mahalnya ikan karena pasokan dari nelayan masih kurang. Dikabarkan, nelayan belum bisa melaut karena angin kencang. "Masih mahal. Lebih baik beli ayam daripada ikan,"ungkap Rara, seorang pembeli saat ditemui di Pasar Bestari Bintan Centre, kemarin. Di kantong plastik yang dijinjingnya, memang terlihat potongan-potongan ayam yang baru dibeli. Diakuinya harga ayam juga sebenarnya hanya sedikit turun dari sebelumnya, yakni Rp 35 ribu dari sebelumnya Rp 38 ribu. "Karena saya suka ayam, ya saya mending beli ayam.

Beli ikan, Rp 35 ribu yang dapat juga cuma ikan mata besar,"tambah ibu dua anak itu. Sebenarnya, jumlah ikan terlihat cukup banyak dijual di Pasar Bestari Bintan Centre. Beberapa meja yang menyediakan ikan, terlihat cukup beragam jenisnya yang tersedia. Mulai dari ikan tongkol, selikur, kembung, mata besar, selar dan cumi. Hanya saja harganya masih tinggi. Bahkan, jika dipersentasikan dari harga sebelum lebaran, kenaikannya masih berkisar 50 persen dari harga biasanya. Mbah, seorang pedagang ikan mengakui, mahalnya harga ikan karena pasokan kurang. Meski pun terlihat cukup banyak di meja dagangan, tapi sebenarnya harga beli dari pemasok cukup tinggi. Sebab, ikan yang dijual merupakan ikan hasil pancingan. Bukan, ikan dari hasil melaut yang biasanya harganya murah. "Kalau angin kencang seperti ini, nelayan jaring akan sulit menangkap ikan. Sehingga ketersediaan stok ikan di pasar sedikit,"tambahnya. Saat itu, ikan tongkol dijual Rp 15 ribu sampai Rp 18 ribu. Biasanya, saat kondisi normal hanya hanya dijual Rp 10-12 ribu per kilonya. Sementara, ikan selikur juga mengalami kenaikan harga. Kemarin, dijual Rp 28 ribu dari seblumnya Rp 15 ribu per kilo. Ikan kembung juga masih bertahan di harga tinggi, berkisar RP 38 ribu dari sebelumnya Rp 28 ribu.

Disusul ikan mata besar masih bertahan Rp 35 ribu dari sebelumnya Rp 25 ribu. Sedangkan ikan selar masih berkisar Rp 50 ribu, naik dari sebelumnya Rp 35 ribu sampai Rp 38 ribu per kilo. Sementara itu, harga cumi atau sotong juga masih bertahan di angka Rp 35 ribu sampai Rp 50 ribu per kilo. Jika tentu, sesuai dengan ukurannya. Cumi yang lebih besar akan lebih bear akan lebih mahal dari yang sedang dan kecil. Sedangkan untuk jenis ikan lainnya kini belum ada. Bila ada harganya jauh lebih mahal, seperti ikan merah kini berkisar Rp 80-90 ribu per kilo.

 

sumber:Tanjungpinang Pos

  • Hits: 1585