Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Mon - Sun: 6:00 - 23:00

Gubernur Resmikan Waduk Gesek

images/sani-resmikan-waduk-gesek.jpgPandawa FM (Tanjungpinang),- Berdasarkan data yang disampaikan Dirjen Sumber Daya Air Wilayah Sumatera Regional IV Agus Rudianto, kebutuhan air baku di Tanjungpinang saat ini kurang 100 liter per detik. Untuk sementara, pasokan air bersih di Tanjungpinang sekitar 400 liter per detik. Adapun waduk yang melayani air bersih Tanjungpinang adalah Sei Pulai. Dijelaskannya, untuk membangun Waduk Gesek, Kementerian PU menganggarkan sekitar Rp 24 miliar kurun waktu 3 tahun pengerjaan sejak 2012-2014. Gubernur usai meresmikan Waduk Gesek Rabu (11/02) mengatakan, pertumbuhan penduduk dan properti di Tanjungpinang sangat cepat, apalagi sejak ditetapkan menjadi Ibu Kota Provinsi Kepri.

 Saat ini, Tanjungpinang masih kekurangan air bersih. Karena itu, ia sedang merencanakan pembangunan Waduk Kawal yang direncanakan bisa rampung tiga tahun ke depan. Kapasitas waduk ini sekitar 400 liter/detik. Selain itu, Waduk Busung tahap pembuatan Detailed Engineering Design (DED). Diharapkan tahun 2016 sudah dilakukan pembangunan. Proyek ini akan disampaikan ke Kementerian PU. Sehingga bisa sharing dana. Diperkirakan, untuk membangun Waduk Kawal sekitar Rp 60 miliar. Itu di luar kebutuhan instalasi pipanya. Untuk jangka panjang, akan dibangun Waduk Busung dengan kapasitas sekitar 4.000 liter per detik. Inilah waduk masa depan penduduk di Pulau Bintan. Sani menjelaskan, dengan beroperasinya Waduk Gesek, maka PDAM sudah bisa melayani pelanggan baru sekitar 4.000.

Peresmian kemarin merupakan grand launching setelah sebelumnya sudah dilakukan soft opening. Ia mengatakan, dengan beroperasinya semua waduk saat ini, masih belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah terus berupaya menambah kantung-kantung air lainnya. Waduk Gesek sendiri mulai dirintis pembangunannya sejak tahun 2012 silam dengan anggaran sebesar Rp 24 miliar. Tahun 2012 dimulai dengan pematangan lahan, tahun 2013 memperluas pembangunan waduk dan tahun 2014 melengkapi fasilitasnya. Sani juga berterimakasih kepada Dirjen PU yang sejauh ini serius menanggapi apa yang dicita-citakan Pemerintah Provinsi Kepri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan ketersediaan air bersih.

Direktur Utama PDAM Tirta Kepri Ir Abdul Kholik MM mengatakan, pembangunan Waduk Kawal awalnya direncanakan untuk jangka menengah. Mengingat kebutuhan air di Pulau Bintan semakin tinggi, maka pembangunan Waduk Kawal dipercepat menjadi program jangka pendek. Usai melakukan peresmian, Sani didampingi Dirut PDAM Tirta Kepri dan pejabat lainnya melakukan penanaman pohon di lokasi waduk. Kemudian Sani dan rombongan meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) waduk tersebut. Hadir pada saat peresmian ini, Sekdaprov Kepri Robert Iwan Loriaux, Dirjen Sumber Daya Air Wilayah Sumatera Regional IV Agus Rudianto, Wakil Bupati Bintan Khazalik, sejumlah kepala SKPD dan tokoh masyarakat.

  • Hits: 1098