Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Mon - Sun: 6:00 - 23:00

Gubernur Resmikan Kapal Sungai Carang Cruise

Pandawa FM, (Tanjungpinang)-- Pukul 15.00 Wib hari ini Selasa (20/5) Gubernur Kepri M Sani akan meresmikan kapal Sungai Carang Cruise di pelabuhan domestik Sri Bintan Pura Kota Tanjungpinang. Kebijakan perubahan agenda Pemprov Kepri tersebut disampaikan Gubernur usai menerima kunjungan Dubes RI untuk Meksiko dan pertemuan tertutup dengan manajemen PLN Kota Tanjungpinang di Gedung Daerah Senin, (12/5). "Rencana kunjungan kerja ke Tambelan yang dijadwalkan hari ini ditunda dulu. Karena agenda saya cukup padat antara Batam dan Tanjungpinang,"ujar Sani. Menurut Sani, ada beberapa kegiatan persiapan MTQ ada rapat pimpinan SKPD yang bakal dilaksanakan di Batam, Selasa (20/5) pagi.

Usai kegiatan di Batam, Pemprov Kepri akan meresmikan launching Sungai Carang Cruise di Tanjungpinang. Sani menyebutkan akan melepas kapal untuk Sungai Carang Cruise. "Setelah melepas, saya akan kembali ke Batam untuk penyambutan kunjungan Menteri Agama, Rabu (21/5). Makanya saya tunda dulu kunjungan kerja ke Tambelan. Pimpinan SKPD juga tidak dapat hadir ke Tambelan,"tambah Sani. Sani menilai, Sungai Carang Cruise merupakan upaya yang tepat untuk mengembangkan potensi budaya di Kota Tanjungpinang dan Kepri pada umumnya. Melalui Sungai Carang Cruise itu, para turis lebih mengenal tentang potensi budaya di Kepri.

"Kita menyambut baik dengan Sungai Carang Cruise itu,"demikian Sani. Pada kesempatan sebelumnya, Bupati Bintan Ansar Ahmad mengatakan, program Sungai Carang Cruise di Tanjungpinang akan membuka peluang dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kepri. Hanya saja Pemkab Bintan menyarankan agar Sungai Carang Cruise itu agar dibuka akses lebih luas ke wilayah Kabupaten Bintan. "Kalau bisa, Kapal Sungai Carang Cruise itu membuka rute ke pariwisata Lagoi, wisata mangrove ke Kangboi sekaligus paket pusat kerajaan Kota Kara. Jika perlu, kapal Sungai Carang Cruise membuka akses ke pantai timur Trikora,"saran Ansar. Sementara Dirut PT Cahaya Sungai Carang Cruise ini mendapat respon positif dari masyarakat Kepulauan Riau.

Kapal pesiar sungai tersebut, sudah dipersiapkan sejak awal 2014, setelah penyelenggaraan Festival Sungai Carang yang berlangsung sukses. "Tiga bulan lebih, kapal ini dipersiapkan di sebuah galangan di Kota Piring Tanjungpinang. Mimpinya adalah, sebuah kapal pesiar yang melayari tapak sejarah dan budaya Melayu dengan menyenangkan, dan menjadi destinasi wisata baru di Kepulauan Riau,"kata Socrates. Menurutnya, nama Sungai Carang digunakan karena ini jejak sejarah Riau dan Kepulauan Riau. Ada tiga perusahaan dalam bidang yang berbeda, bertemu dan membuat kesepakatan kerjasama operasi dalam operasional kapal Sungai Carang Cruise ini. Paket yang disediakan antara lain, Edu Touris atau wisata pendidikan. Program melakukan perjalanan secara berkelompok agar terlibat langsung dalam pengalaman belajar di tempat tersebut. Program edu tourism ini bertujuan untuk memadukan konsep pendidikan dengan wisata, sehingga pelajar merasakan nyaman dan senang ketika berkunjung ke tempat bersejarah.

Selain itu ada paket eco tourism atau wisata ekologi merupakan salah satu kegiatan pariwisata berwawasan lingkungan mengutamakan konservasi alam, pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan. Wisata ekologi ini termasuk wisata alam, wisata mangrove, wisata kebudayaan dan peninggalan sejarah yang banyak terdapat di Tanjungpinang.

 

sumber:Tanjungpinang Pos

  • Hits: 1694