Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Mon - Sun: 6:00 - 23:00

Gangguan Alam Picu Pemadaman Listrik

images/Mesin-ganset-PLN.jpgPandawa FM (Tanjungpinang),- Kondisi kelistrikan di Tanjungpinang tidak bisa dipastikan selalu normal. Hal ini juga terjadi di beberapa daerah lain. Dalam 2 hari belakangan ini sistem kelistrikan Tanjungpinang mengalami penurunan daya mampu akibat terjadinya gangguan pada mesin pembangkit dan jaringan distribusi listrik. Pada Jumat (10/4) dinihari, PLTU Galang Batang Unit 1 sebagai salah satu pemasok daya ke PLN, tiba-tiba mengalami penurunan daya mampu dari 11,5 MW menjadi 5 MW. Tidak maksimalnya daya yang dihasilkan disebabkan adanya gangguan pada Valve Interkoneksi Header 1 dan 2.

”Komponen ini sangat mempengaruhi naik dan turunnya vibrasi axial turbin sehingga dapat terganggunya tekanan uap ke turbin,” kata Harmen Sandri, Asisten Manajer Pembangkit PLN Tanjungpinang. Gangguan tersebut, menurutnya, berhasil diatasi dan pada Jumat malam hingga daya mampu PLTU Unit 1 bisa kembali normal dengan suplai 11,5 MW. ”Sehari setelah itu, tepatnya Sabtu (11/4) dinihari, secara bersamaan juga terjadi gangguan pada 2 unit pembangkit pada PLTD Suka Berenang yaitu mesin MAK 4 dan 6. Untuk perbaikan kedua unit tersebut perlu waktu 1 hari dan dan pada sore harinya, kedua unit mesin tersebut kembali masuk ke sistem kelistrikan. Kita upayakan perbaikan agar mesin tersebut dapat kembali beroperasi secepatnya,” ujar Harmen Sandri, Asisten Manajer Pembangkit.

Pada Minggu (12/4) pagi, sekitar jam 12.27 sambungnya, kembali terjadi gangguan pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik tegangan menengah di Batu 15 tidak jauh dari PDAM Sungai Pulai. Akibatnya, beberapa daerah mengalami pemadaman sekitar 2 jam dan setelah itu pasokan listrik untuk daerah pemadaman kembali nyala. ”Kondisi daya mampu sistem Tanjungpinang dapat berubah sewaktu-waktu jika mesin pembangkit yang beroperasi mengalami gangguan atau bisa juga gangguan pada jaringan distribusi yang disebabkan oleh faktor cuaca dan gangguan teknis. Gangguan tersebut dapat berpotensi terjadinya defisit daya sehingga pemadaman tidak dapat dielakkan,” kata Harmen Sandri.

  • Hits: 1108