Forum Dialog Capres 2014 Pandawa Radio
Pandawa FM, (Tajugpinang)-- Forum Dialog Capres RI 2014 yang diselenggarakan oleh Pandawa Radio menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau. Mengusung tema "Memilih Pemimpin ideal untuk Indonesia. Acara tersebut digelar di gedung Asrama Haji Kota Tanjungpinang, Sabtu (21/6/2014) sekitar pukul 09.00 WIB. Acara tersebut dibuka oleh Marsudi Komisioner KPU Prov Kepri. Dalam kata sambutannya, Marsudi mengatakan permohonan maafnya karena pihak KPU tidak bisa memberikan partisipasi penuh dalam kegiatan tersebut.
Namun ia selalu mendukung setiap kegiatan positif seperti acara Forum dialog ini. "Ini merupakan suatu bentuk wujud partisipasi dalam rangka mensukseskan pemilu 9 Juli 2014 mendatang. Dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan kita semua bisa menentukan pilihan yang terbaik," ungkap Marsudi. Dalam kesempatan tersebut ia juga mengatakan kalau beberapa waktu terakhir banyak sengketa pemilu yang ditangani oleh KPU Provinsi. Terhitung ada 12 perkara yang masuk ke Makamah Kontitusi (MK) dari KPU Prov Kepri. "Walaupun demikian, hal ini tidak akan mengganggu Pilpres nanti," sebutnya. Marsudi juga menyampaikan, dalam penyampaian Visi dan Misi nantinya diharapkan tidak saling menjatuhkan pasangan yang lain. Narasumber dialog harus mematuhi ketentuan larangan kompanye. Tidak menghina suku, ras, golongan dan pasangan calon lainya. "Tidak menghasut dan mengadi domba. Tidak memberikan uang dan yang lainya. Semuanya seimbang sesuai yang sudah diatur oleh undang-undang," jelasnya. Terakhir ia mengatakan, yang terpenting adalah saat Pilpres 9 Juli mendatang. Datanglah beramai-ramai ke TPS untuk menentukan pilihan masing-masing. "Yang terpenting adalah keikutsertaan kita dalam pemilihan pada 9 Juli mendatang. Jangan hanya teriak-teriak di sini, karena tidak ada gunanya kalau kita tidak memilih pada 9 Juli mendatang," sebutnya. Dari kubu pasangan Prabowo Hatta sebagai narasumber yakni Endang Abdulah dan Alfin.
Sedangkan dari kubu Jokowi-JK dihadiri oleh Asep dan Syahrial. Dalam dialog tersebut, para pendukung dilarang memancing emosi pendukung lainya.Hal ini agar nantinya tidak ada kejadian yang tidak diinginkan. Seorang pendukung dari Koalisi Merah Putih sempat emosi karena terpancing oleh pendukung Jokowi yang notabennya kebanyakan mahasiswa di Tanjungpinang.
- Hits: 1483