Demo, Kantor PLN di Rusak Massa
Pandawa FM (Tanjungpinang),- Masyarakat Tanjungpinang sudah begitu geram dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Mereka akhirnya turun ke Kantor PLN Area Tanjungpinang untuk menggelar aksi unjuk rasa, Senin (16/3/2015) pagi. Aksi demo dimulai dengan long march dari Melayu Square ke Jalan Bakar Batu. Semua elemen masyarakat mulai aktivis, mahasiswa dan masyarakat tumpah ruah di depan Kantor PLN. Mereka mengekspresikan emosinya dengan melemparkan telur, termasuk telur busuk, dan barang-barang eletronik yang sudah tak dipakai lagi.
Majuddin diamankan kepolisian usai menggelar audiensi serta penandatanganan MoU bersama Gubernur Kepri HM Sani, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah serta beberapa perwakilan tokoh masyarakat. Usai menggelar pertemuan, Majuddin tiba-tiba keluar dari ruangan pertemuan dengan kawalan ketat anggota kepolisian Polres Tanjungpinang. Mereka bergegas menuju mobil patroli disamping juga ia tampak dikawal langsung Kapolres Tanjungpinang AKBP M Dwita Kumu, keluar dan menuju mobil patroli. Sedangkan dihalaman kantor PLN, massa yang mendemo tampak terus menunggu sambil menghujat GM PLN untuk meminta pertanggungjawabannya atas krisis listrik yang terjadi di Ibu Kota Provinsi Kepri ini.
Ratusan massa yang menggelar aksi demo PLN sejak pukul 10.00 pagi itu, melampiaskan kemarahan mereka dengan melempar telor dan merusak pintu depan PLN dengan alat elektronik televisi bekas. Tidak hanya merusak fasilitas Kantor PLN, massa yang menggelar aksi juga membakar api dari ban bekas sambil mencoret-coret dinding kantor PLN dengan tulisan berupa cacian. Ditempat demo Gubernur Kepri HM Sani mengatakan, PLN harus bertanggungjawab atas krisis listrik yang saat ini menimpa Kota Tanjungpinang dan Pulau Bintan.
Di kesempatan yang sama, HM Sani juga menginformasikan bahwa Pemprov Kepri ke depan sedang mengupayakan pembangkit listrik bertenaga gas terkompres di Pulau Dompak dengan kapasitas sekitar 9 MW. Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pihak PLN Tanjungpinang terkait krisis mati lampu di Tanjungpinang belum lama ini. Sementara GM PLN Cabang Tanjungpinang Majuddin saat diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi terkait krisis listrik, dia mengatakan informasi krisis listrik di kepri sudah sampai ke pusat. Artinya infonya sudah sampai ke Kanwil PLN Pekanbaru, Riau.
- Hits: 1008