Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Mon - Sun: 6:00 - 23:00

Dampak Kenaikan BBM pada Jasa Transportasi

images/Warga-Tanjungpinang-serbu-SPBU.jpgPandawa FM (Tanjungpinang),- Kenaikan harga BBM jenis solar dan bensin langsung berdampak pada usaha jasa transportasi. Bahkan, karena tarif angkutan tidak boleh naik, dampaknya ada transportasi laut tak bisa beroperasi karena tak sanggup lagi beli BBM. Gubernur Kepri HM Sani meminta semua angkutan darat dan angkutan laut tidak boleh menaikkan ongkos meski harga BBM sudah naik. Sani sendiri sudah menyuruh Kadis Perhubungan Pemprov Kepri Muramis untuk melakukan koordinasi dengan pihak INSA maupun Organda dan meminta tidak dinaikkan ongkos untuk sementara waktu ini.

 

Wakil Gubernur Kepri, H Soerya Respationo mengharapkan, masyarakat Kepri tenang dalam menghadapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) saat ini. Sementara, dari pihak Pertamina Depot Kijang menyatakan stok BBM setelah kenaikan BBM cukup untuk beberapa minggu ke depan. Masyarakat Bintan dan Tanjungpinang sudah memenuhi beberapa SPBU sebelum diumumkan kenaikan BBM terhitung setelah pukul 23.59 Selasa (18/11). Antrean pengendara untuk mendapatkan BBM bersubsidi cukup panjang dan padat.

Meski banyak permintaan saat itu, stok BBM di PT Pertamina hingga saat ini masih cukup. Bahkan, dalam beberapa hari ini Pertamina akan menambahkan BBM jenis premium dan solar untuk SPBU di wilayah Tanjungpinang dan Bintan. Kepala PT Pertamina Depot Kijang, Muhammadi menyampaikan, meski permintaan BBM sebelum kenaikan harga banyak, sampai saat ini stok BBM cukup. Untuk premium, sampai 2 minggu ke depan masih mampu mencukupi kebutuhan bagi pengendara. Saat ini premium yang tersedia masih sekitar 150 ton per hari. Sedangkan, solar masih tersedia untuk 8 hari ke depan dengan rata-rata persediaan 350 ton per hari.

Kabag Administrasi Perekonomian Setdakab Bintan, Edi Mulyanto menyampaikan, Pemkab Bintan sudah berkoordinasi dengan PT Pertamina terhadap kenaikan harga BBM yang ditetapkan oleh pemerintah pusat itu. Saat ini ketersediaan BBM di Pertamina Tanjunguban dan Kijang mencukupi untuk kebutuhan konsumen. Namun harga sudah naik sebesar Rp 2.000,- per liter. Sebelumnya BBM jenis premium tarifnya Rp 6.500 per liternya, kini resmi naik menjadi Rp 8.500. Sementara untuk solar yang semula Rp 5.500 naik menjadi Rp 7.500.

  • Hits: 1549