Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Mon - Sun: 6:00 - 23:00

Baliho Nyangkut, Listrik Padam

Pandawa FM, (Tanjungpinang)-- Mungkin anda jengkel ketika kemarin pemadaman listrik di Kawasan Batu 9 padam. Ternyata, bukan karena ada pemadaman yang dilakukan sengaja oleh PLN. tapi diakbatkan kain baliho yang tersangkut di jaringan. Tampak, kain baliho yang tersangkut itu menyentuh dan mendekat tiga kabel telanjang. Terlebih suasana sedang hujan. Itu yang diduga jadi penyebab kematian PLN saat itu. Jaringan yang terkena kain baliho itu terlihat di Kawasan Batu 9, tak jauh dari dealer Yamaha Malaka Abadi.

Diduga kain baliho lepas karena kuatnya tipan angin. Kebetulan, tiang baliho yang masih berdiri terlihat dekat dengan posisi tiang PLN. Pemadaman hampir mencapai dua jam atau mencapai lebih dari waktu itu. Aktivasi masyarakat pun banyak yang terganggu. Saat dikonfirmasi ternyata kain baliho itu penyebabnya. Akibat menggantung dengan bobot yang sedikit berat, jaringan kabel berdempet dan akhirnya mati. Manajer PLN Ranting Bintan Centre, Steven, mengatakan arus listrik padam secara otomatis. Diduga begitu kain baliho nyangkut, listrik pun langsung mati.

"Pemadaman listrik tak bisa dielakkan. Kali ini bukan karena petir, melainkan karena ada kain baliho yang terbang sehingga kabel-kabel dempet dan bersentuhan satu sama lain," kata Steven. Memang, kendala seperti itulah kadang yang dihadapi PLN. Kendala dari luar PLN sendiri tentunya. Dan, bukan kalipertama terjadi.

Sebelumnya, kasus yang hampir sama, ranting kayu atau pohon tumbang dan mengenai jaringan. Tentu saja listrik pun langsung mati. "Kami berharap kepada semua pihak, khususnya pemilik tempat reklameatau instansi terkait memperhatikan betul reklame atau baleho yang dipasang. Diharapkan, jangan sampai ada yang lepas, apalagi mengenai kabel listrik,"imbuhnya. Memang untuk kain baliho yang terbang dan mengenai jaringan baru pertama kali. Biasanya, kendala yang sering terjadi, yakni ranting pohon yang tumbang atau binatang terbang mengenai kabel.

Dikatakan Steven, perbaikan membutuhkan waktu satu jam. Setelah selesai perbaikan sekitar pukul 15.30 PLN menyala lagi.

 

sumber:Tanjungpinang Pos

  • Hits: 1607