Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Mon - Sun: 6:00 - 23:00

Bhayangkari Extravaganza 2015

images/Tari Zapin.jpgPandawa FM (Tanjungpinang),- Para pimpinan petinggi penegak hukum di wilayah Kota Tanjungpinang melakukan gerakan tarian zapin pada pelaksanaan Bhayangkari Extravaganza 2015 di lapangan Pamedan jalan A Yani Tanjungpinang, Jumat (10/4). Para petinggi penegak hukum ini yakni Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Parulian Lumbantoruan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjungpinang, Herry Ahmad Pribadi, Kapolres Tanjungpinang, AKPB Dwita Kumu Wardana. Selain ketiganya, tampak juga Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul dan Sekdako Tanjungpinang, Riono serta dan petinggi TNI di Kota Tanjungpinang seperti Danlanud Tanjungpinang Letkol (Pnb) I Ketut Wahyu Wijaya. Tanpa sungkan, para petinggi ini berbaur dengan ratusan penari lainnya. Mereka terlihat menikmati tarian dengan menggoyangkan tubuh maupun kaki dan tangan mengikuti alunan irama musik beraliran tradisional ini.

Ketua Bhayangkari Polres Tanjungpinang Nyonya Vita Dwita, mengatakan acara tersebut merupakan gagasan yang dicetuskan Ketua Bhayangkari Polda Kepri Rien Arman Depari bersempena dengan HUT Yayasan Kemala Bhayangkari. “Pagelaran tari zapin ini bertujuan untuk melestarikan kebudayaan daerah di Kepri pada khususnya,” kata istri Kapolres Tanjungpinang ini. Dikatakan, acara ini juga digelar secara serentak di beberapa titik di Kepri seperti Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Lingga dan Natuna. Acara dilakukan serentak dengan menggunakan fasilitas live streaming. “Jumlah peserta (penari) dalam kegiatan ini sekitar 3000 orang. Sedangkan Tanjungpinang sendiri, pesertanya 375 penari,” katanya.

Para peserta berasal dari anggota Bhayangkari Tanjungpinang, anggota Polwan dan anggota dari sejumlah organisasi wanita yang ada di Tanjungpinang. Acara ini juga dimeriahkan anak-anak TK dari sekolah Bhayangkari beserta guru pembimbingnya. Dikatakan Vita, setelah dijelaskan dari dataran Engku Putri, oleh perwakilan dari MURI, bahwa kegiatan ini pun rekornya terpecahkan. "Alhamdulillah rentak Tari Zapin se-Polda Kepri akhirnya masuk dalam Rekor MURI," kata Vita. Ditambahkannya, selain untuk memecahkan Rekor MURI, kegiatan ini juga untuk menjalin silaturahmi antar organisasi lain. Dan terlihat terjalin keakraban antara semua institusi yang ada di Tanjungpinang.  

 

  • Hits: 1232