Walikota Tanjungpinang Kembali Mendapatkan Penghargaan Bergengsi Tingkat Nasional
Pandawa FM (Tanjungpinang),- Penghargaan demi penghargaan bergengsi di Tingkat Nasional telah berhasil diraih Pemerintah Kota Tanjungpinang. Setelah menyabet penghargaan Adipura Buana dan Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH dianugrahi Manggala Karya Kencana (MKK). Rabu (23/11) kemarin, Sosok Kepala Daerah inovatif ini kembali menerima penghargaan atas prestasi dalam membina dan memfasilitasi pemberdayaan masyarakat desa melalui penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) di daerahnya.
Kota Tanjungpinang menduduki juara dua dalam menerapkan teknologi tepat guna di daerahnya. Penghargaan yang diserahkan Menteri Desa, Pembangunan Tertinggal dan Transmigrasi RI Eko Putro Sandjojo, diterima langsung oleh Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, saat hadir pada acara Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna dan Posyantek Berprestasi Nasional, di halaman Islamic Centre Kota Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB). Penghargaan yang diberikan kepada Gubernur, Walikota dan Bupati yang berprestasi dalam membina dan memfasilitasi pemberdayaan masyarakat desa melalui penerapan teknologi tepat guna. Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, merupakan Kepala Daerah Terbaik Kedua se-Indonesia yang menerima penghargaan tersebut.
Usai menerima pengharagaan, Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, mengucapkan rasa syukur atas diraihnya apresiasi yang diberikan kepadanya, Syukur Alhamdulillah, apa yang telah saya lakukan mendapat apresiasi, saya senang dan bangga khususnya kepada Pak Nofirman, dari Kelurahan Melayu Kota Piring atas kemampuannya menciptakan alat pengupas kulit kacang yang merupakan karya inovasi luar biasa, sehingga meraih juara 2 se-Indonesia. Pemerintah akan terus mendukung setiap masyarakat yang dapat menciptakan karya-karya inovatif, karya-karya tersebut, tidak saja membanggakan tetapi dapat mengharumkan nama daerah Kota Tanjungpinang," Penghargaan ini menjadi motivasi untuk masyarakat agar mampu menciptakan suatu inovasi yang berguna bagi kita semua". ungkap Lis Dalam sambutannya, Menteri Eko mengungkapkan bahwa dibalik banyaknya protes dan keluhan dari masyarakat, ekonomi Indonesia sudah mulai diperhitungkan dunia.
Potensi masyarakat Indonesia sangat besar, tinggal bagaimana kita mengelola berbagai macam budaya dari sekian banyak daerah yang berbeda-beda agar bisa bersatu dan menjadi kekuatan nasional. "Jangan sampai malah terpecah belah, karena dengan adanya perpecahan berarti mundur 100 tahun untuk menyatukan kembali",ujarnya. "Indonesia menjadi negara pertama di dunia dimana desa diberikan kuasa penuh untuk mengurus anggaran. Indonesia yang menjadi model dan sedang menjadi percontohan negara lain di dunia tentang pengelolaan anggaran hingga tingkat desa", lanjutnya. Menteri Eko sangat berharap penggunaan teknologi tepat guna di bidang pertanian karena seperti yang diketahui bahwa petani Indonesia hanya bisa panen 1,4 kali per tahun, padahal apabila ada air dan teknologi yang tepat, maka panen per tahun bisa ditingkatkan menjadi 3-4 kali.
Untuk itu Presiden berpesan untuk meningkatkan anggaran untuk desa dari Rp 46,78 trilyun menjadi Rp 60 trilyun, yang Rp 20 trilyun untuk membangun embung desa untuk penampungan air dan irigasi. "Dengan diadakannya lomba inovasi teknologi tepat guna ini dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas berbagai macam sektor ekonomi di pedesaan, seperti pertanian, pariwisata, dan sektor lainnya", tutupnya. Saat menerima penghargaan itu, Walikota didampingi Kepala Kesbangpol Penmas Wan Kamar, Kabid Pemberdayaan Masyarakat Irwan, Kasubag Protokol dan Hubungan Antar Lembaga Bowo.
Sumber : Humas Pemko
- Hits: 699