Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Mon - Sun: 6:00 - 23:00

BUKIT PASIR DESA BUSUNG, PULAU BINTAN

BUKIT PASIR DESA BUSUNG, PULAU BINTAN

Pandawa FM (Tanjungpinang),- Gurun pasir atau bukit pasir Desa busung Bintan bukanlah terbentuk secara alamiah seperti gurun sahara di afrika sana, melainkan lahan bekas aktifitas penambangan pasir. karena area pertambangan pasir yang berbukit bukit dan sangat luas, sehingga terlihat menyerupai bukit pasir atau gurun pasir, oleh sebab itu sebagian orang menamainya bukit pasir atau gurun pasir Busung.

 

Desa busung dan beberapa daerah lainnya di pulau bintan merupakan daerah eksplorasi pasir dahulu nya, namun saat ini aktivitas tambang telah di hentikan sesuai larangan oleh pemerintah daerah, karena dinilai menggangu tata ruang dan lingkungan. Pasir hasil tambang dari pulau bintan digunakan untuk kebutuhan daerah sendiri dan ekspor, konon salah satu tujuan ekspor pasir ialah untuk memenuhi kebutuhan pasir untuk proyek reklamasi singapura.

Proyek yang di gagas untuk menjawab permasalahan keterbatasan lahan yang tak seimbang dengan jumlah pertumbuhan penduduk di negara itu. Sebagain orang hanya menganggap hamparan pasir yang terletak di jalan lintas Tanjunguban -Tanjungpinang itu sebagai pemandangan yang biasa saja, hanya sebuah area bekas tambang. Akan tetapi, sebagaian orang lainnya melihat dari sudut pandang yang berbeda, melihat dengan sudut pandang artistik, dan kemudian merekam pemandangan unik itu dalam bentuk foto yang di komposisikan sedemikian rupa sehingga menghasilkan foto pemandangan layaknya gurun yang fotogenik.

Tidak sukar menemukan Bukit pasir tesebut, terletak di tepi jalan lintas tanjunguban-tanjungpinang tepatnya di desa busung, jika berkendara dari tanjung uban, hanya memakan waktu 15 menit saja. waktu terbaik dalah sore hari, karena jika datang saat siang hari, akan terasa sangat panas sekali, tidak ada tempat berteduh dan tidak ada yang menjual makanan, minuman di sekitar sini, karena memang belum di persiapkan untuk tempat wisata, dan juga tidak dikenakan biaya masuk , kendaraan cukup di parkir di tepi jalan saja.

Sumber : Wisata Indonesia

  • Hits: 882