Lampu Jalan Mati, Jalan Jadi Rawan Kejahatan

Pandawa FM (Tanjungpinang) - Matinya beberapa Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa titik di Kota Tanjungpinang, dikeluhkan warga. Pasalnya, jalan-jalan umum dan akses ke perumahan menjadi gelap dan rawan kejahatan. Kerusakan lampu PJU ini terjadi di jalan-jalan utama seperti di Jalan DI Panjaitan di Kilometer 7 hingga Kilometer 9, Jalan WR Supratman arah Tanjunguban dan juga di dalam Kota Lama sekitar pasar.
"Sangat disayangkan, karena warga selama ini taat membayar pajak lampu jalan ini tiap bulannya, bahkan kalau yang memakai meteran Token atau prabayar setiap mengisi pulsa selalu ada potongan pajak PJU. Tetapi keberadaan lampu jalan sendiri banyak yang tidak nyala," ungkap Ibrahim, salah seorang warga, Jumat (14/5).
Matinya lampu-lampu PJU tersebut, sudah berlangsung hampir sebulan lamanya. Namun pihak terkait, dalam hal ini Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Tanjungpinang tidak ada upaya untuk melakukan perbaikan. "Sudah lama rusak lampu jalan ini, tetapi tidak ada perbaikan. Kami warga di sini sudah mengeluh ke intansi terkait dan hanya dijanjikan saja akan diperbaiki," ujarnya lagi.
Selain itu, kata Ibrahim, di Jalan Abadi di Batu 8 Atas lampu PJU sebanyak 15 titik yang masih baru dibangun sudah rusak komponennya. "Harusnya kalau sudah rusak seperti ini diperhatikan dan cepat diperbaiki, sehingga lampu penerangan jalan umum ini tidak cepat rusak karena panas, sebab menyala siang dan malam. Nantinya bila rusak dan harus diganti biaya perbaikan akan memerlukan biaya yang tidak sedikit," katanya mengakhiri.
Menanggapi keluhan warga itu, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menjelaskan, salah satu penyebab kerusakan lampu PJU ini dikarenakan pihak PLN sudah beberapa bulan ini sering melakukan pemadaman listrik. Sehingga merusak komponen di PJU seperti trafo, timer, juga lampu itu sendiri.
"Kami telah menerima keluhan ini dari warga, banyaknya lampu PJU baik di jalan umum maupun di perumahan yang tidak menyala pada malam hari," katanya. Lis mengatakan, dirinya akan menghubungi Kadis DKPP agar memperbaiki lampu-lampu jalan yang mati. Kalau masih bisa diperbaiki akan diperbaiki atau melakukan upaya lainnya.
Menurut Lis, tahun 2016 ini, Pemko Tanjungpinang memang tidak menganggarkan untuk melakukan pemeliharaan terhadap lampu PJU. Hal ini karena terbatasnya anggaran.
"Kita memang memangkas untuk biaya pemeliharaan lampu PJU ini, namun nanti di APBD Perubahan akan dimasukan anggaran untuk pemeliharaan dan juga pemasangan baru untuk lampu PJU baik untuk akses jalan di perumahan maupun jalan umum lainnya seperti jalan ke arah Bandara RHF yang belum terpasang," tutupnya.
Sumber: haluankepri
- Hits: 1767