PLN Diminta Tambah Jaringan Baru

Pandawa FM (Tanjungpinang) - Meski daya listrik PLN sudah surplus setelah ada pasokan daya Interkoneksi Batam-Bintan, namun pelayanan PLN masih buruk. Pasalnya, jaringan listrik PLN di Tanjungpinang sudah tidak memadai, namun tidak terlihat upaya PLN untuk memperbaiki jaringan. Hal inilah yang membuat listrik di Tanjungpinang masih sering padam.
Wakil Ketua DPRD Kepri, Husnizar Hood mengaku ia sering menerima keluhan warga terkait persoalan listrik ini. Menurutnya, jika PLN memang berkeinginan memperbaiki pelayanan, maka ini saatnya pihak PLN membenahi jaringan dengan membuat jaringan baru.
”Kondisi listrik di Tanjungpinang ini semakin parah, bukannya membaik. Ini karena instalasi yang lama sudah tidak memungkinkan lagi,” kata Husnizar Hood kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (8/4).
Kata Husnizar, karena pihak PLN belum ada memulai pembangunan jaringan baru, sehingga kondisi listrik di Ibu Kota Provinsi Kepri ini, melum terasa ada peningkatan pelayanan. Menurutnya, sebagai mitra dari masyarakat, ia selalu menampung keluhan masyarakat, lalu mencatat keluhan itu dan membahasnya untuk diteruskan ke pemerintah.
”Ya, efeknya masih tetap sama. Oleh karena itu untuk persoalan ini kita akan koordinasikan dengan pihak Pemko,” ujarnya.
Ia menegaskan, undang-undang akan mengizinkan adanya pihak ketiga untuk mengukur daya baru apabila pihak PLN tidak dapat melakukan pembuatan membuat jaringan baru. ”Jadi undang-undang kelistrikan itu pure ke PLN bukan pemerintah daerah,” katanya.
Ia membeberkan, akan terus mendorong itu, termasuk interkoneksi dari Batam yang sudah berjalan saat ini. Menurutnya, meski sudah memiliki daya listrik yang berlebih, namun karena jaringannya masih tetap jelek hingga pelayanan PLN tetap saja buruk. ”Selama jaringannya masih jelek, maka pemadaman listrik tetap akan terjadi,” tutupnya.
Sumber: Tanjungpinangpos
- Hits: 1187