Kenalkan Penyengat ke Konsuler Ekonomi se-ASEAN
Pandawa FM (Tanjungpinang),- Pemko Tanjungpinang bersama Kementrian Pariwisata (Kemenpar) RI tengah berupaya mengenalkan Pulau Penyengat yang akan menjadi destinasi wisata Internasional, kepada 35 konsuler bidang ekonomi RI se-Asia Tenggara dan Perwakilan Kemenpar RI. Pemerintah Kota Tanjungpinang menargetkan 10.000 wisatawan yang mengunjungi event Festival Pulau Penyengat (FPP) pada 20-24 Februari mendatang.
Hal tersebut disampaikan, Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul saat menyambut dan menjamu kedatangan para Konsuler Bidang Ekonomi Republik Indonesia se-Asia Tenggara di Komplek Masjid Raya Sultan Riau, Pulau Penyengat, Rabu (27/1). Syahrul berharap, pelaksanaan event Nasional di Pulau Penyengat tersebut mampu mendongkrak kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mencanegara. Pihaknya menargetkan kegiatan FPP mempu menyedot minimal 10.000 wisatawan.
Selain itu kepada Konsuler Ekonomi tersebut, Syahrul juga berharap agar dapat memperkenalkan Pulau Penyengat ke kancah Nasional dan Internasional yang masih lengkap dengan situs-situs peninggalan sejarah Kerajaan Riau, Lingga, Johor. "Ada masjid, istana, gedung misiu, makam-makam dan ada pula makam pahlawan nasional di bidang bahasa dan pejuang melawan penjajah Belanda," jelasnya.
Sementara itu, Hari Budiarti, Perwakilan dari Asisten Deputi Pengembangan Pasar Pariwisata Asia Tenggara Kementrian Pariwisata RI yang memimpin rombongan kosuler tersebut mengatakan, pihaknya mengumpulkan para konsuler bidang ekonomi se-Asia Tenggara tersebut untuk menjalankan kegiatan Fam Trip dan rapat koordinasi.
Kegiatan tersebut dimulai dengan mengunjungi Lagoi, Kabupaten Bintan, kemudian Kota Tanjungpinang dan nantinya ditutup dengan rapat koordinasi yang diadakan di Kota Batam. Itu dilakukan untuk mensinergikan kegiatan promosi wisata. Karenanya ia pun membawa para konsuler untuk melihat langsung destinasi wisata di Bintan, Tanjungpinang dan akan dilanjutkan di Kota Batam.
Pada kesempatan tersebut, para konsuler dan perwakilan Kemenpar dijamu dengan suguhan aneka kue khas Melayu. Usai menikmati jamuan, rombongan melanjutkan perjalanan ke situs-situs sejarah di Pulau Penyengat.
sumber : haluankepri
- Hits: 941