Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Mon - Sun: 6:00 - 23:00

Disparbud Gencar Adakan Event Wisata

Disparbud Gencar Adakan Event Wisata

Pandawa FM (Tanjungpinang),- Tahun 2016 ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Tanjungpinang gencar menggelar berbagai event budaya Melayu. Tujuannya untuk memperkenalkan pariwisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Selain dalam waktu dekat ini akan digelarnya event penyelenggaraan Festival Pulau Penyengat (FFP) yang direncanakan akan dibuka oleh Menteri Pariwisata (Menpar) RI. Disparbud juga akan menggelar event lainnya, serta merenovasi objek wisata di Kota Tanjungpinang.

Kepala Disparbud Kota Tanjungpinang, Juramadi Esram mengatakan untuk tahun 2016 ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri menargetkan kunjungan wisman ke Kota Tanjungpinang sebanyak 130.000 orang. Di tahun ini, Pemko Tanjungpinang akan terus menggelar berbagai event wisata untuk menggaet turis asing dan lokal datang ke Kota Gurindam untuk menghadiri event-event tersebut. "Event yang akan kita gelar tahun ini, antara lain Festival Pulau Penyengat, Gawai Seni, Atraksi Budaya, Festival sei Carang, dan Lomba Perahu Naga," papar Juramadi.

Selain itu pihaknya juga akan melakukan pembenahan pada objek wisata. Seperti, revitalisasi tujuh sumur cagar budaya, menata istana kantor, Gedung Tengku Bilik, dan sarana pendukung lainnya di Pulau Penyengat. "Selain pembenahan secara fisik, kita juga menggandeng stakeholder lain. Untuk agen tour and travel kami telah meminta mengarahkan ke objek-objek wisata di Tanjungpinang. Dan perhotelan kami minta memasarkan ke luar. Kerja sama itu sekarang telah berjalan," ujarnya.

Gencarnya event-event tersebut dilakukan dikarenakan terkait kunjungan wisman ke Kota Tanjungpinang pada tahun 2015 lalu mengalami penurunan dibandingkan tahun 2014. Dirincikan Juramadi, pada tahun 2014 lalu, jumlah wisman yang masuk ke Kota Tanjungpinang sebanyak 98.098 orang, sedangkan pada tahun 2015 jumlah wisman sebanyak 90.390 orang. "Jadi ada penurunan kunjungan wisman sekitar 7 persen. Tapi kalau kunjungan wisatawan lokal mengalami peningkatan, yaitu dari 239.000 orang menjadi 248.000 orang," ujarnya.

Menurutnya, penurunan kunjungan wisman disebabkan beberapa faktor eksternal. Seperti tidak beroperasinya salah satu kapal ke Singapura beberapa waktu lalu, yang menyebabkan tersendatnya transportasi. Selain itu, kabut asap juga merupakan salah satu faktor berkurangnya jumlah kunjungan. "Secara logika, bisa jadi karena dua hal itu. Karena untuk faktor internal sendiri memang tidak ada masalah. Namun untuk tahun ini, kami sangat optimis target kunjungan Wisman tercapai," pungkasnya.

sumber : haluankepri

  • Hits: 807