Pandawa FM, ( Dompak ) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) diminta segera melakukan ujicoba, sandar kapal KM Bukit Raya di dermaga pelabuhan Letung dan Pelabuhan Midai oleh Menteri Perhubungan (Menhub) RI berdasarkan surat resmi Menhub No. PR.007/1/3/phb-2018 tanggal 16 Januari 2018. 

Sebagai informasi, selama ini masyarakat Letung, Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas umumnya melakukan proses bongkar muat barang maupun penumpang KM Bukit Raya di tengah laut saat kapal Pelni itu tiba di laut mereka.

Masyarakat Anambas yang berlayar dari Kijang Bintan, menuju kampung halaman mereka menempuh waktu sekitar 12 jam. Sampai di kampung halaman, kapal Pelni tak dapat sandar ke tepi dermaga yang sudah disiapkan, sehingga pompong yang terpaksa harus menjemput barang maupun penumpang dari tengah laut.

Melihat kondisi tersebut, anggota dewan Kepri dapil Anambas Natuna, Taufik menyampaikan dalam rapat paripurna laporan reses masing-masing anggota dewan, bahwa saat ini pihaknya bersama masyarakat Anambas umumnya berharap kapal Pelni bisa sandar permanen di pelabuhan yang sudah di sediakan.

Dalam kesempatan tersebut, Taufik menyampaikan, keluhan tersebut sudah berulang kali disampaikan ke Pemprov Kepri untuk disampaikan, ke Menhub RI agar pelabuhan di Laut Letung yang terletak di Pulau Berhala tersebut, segera difungsikan untuk kapal Pelni bersandar.

Sehingga pada saat transit penumpang, tidak lagi di tengah laut, karena kalau hal tersebut terus dibiarkan, maka akan memakan korban karena risiko yang tinggi.

Dalam kesempatan berbeda, masyarakat Jemaja, Indra pun menyampaikan, aspirasinya masyarakat di Pulau Jemaja, Letung saat ini. Bahwa masih terjadi transit penumpang di tengah laut dengan kondisi apa adanya. Padahal, menurutnya, dermaga yang dibangun pemerintah pusat sudah selesai dibangun, kenapa tidak dimanfaatkan segera. Hingga saat ini, kapal Pelni yang singgah ke Anambas masih bongkar muat barang dan orang di tengah laut.

Dalam kesempatan berbeda, Kabid Perhubungan Laut Dishub Kepri Aziz Kasyim Djoe menyampaikan, kewenangan untuk sandar kapal di dermaga tersebut kaitannya dengan PT Pelni. Pihaknya sudah bersurat kepada Menhub bahwa pelabuhan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat di Anambas.

Informasi yang dihimpun, bahwa Menhub RI sudah berkirim surat ke Direktur PT Pelni pusat. Sehubungan dengan telah selesainya, pembangunan pelabuhan Letung dan Midai, Menhub RI meminta PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) diminta segera melakukan uji coba sandar kapal KM Bukit Raya.

Di dermaga pelabuhan Letung dan pelabuhan Midai oleh Menteri Perhubungan (Menhub) RI berdasarkan surat resmi Menhub No. PR.007/1/3/phb-2018 tanggal 16 Januari 2018. Surat tersebut sifatnya segera, mengingat pelabuhan tersebut akan diresmikan Presiden RI Jokowi Dodo pada tahun 2018 ini.

Saat ini fasilitas pelabuhan Letung telah selesai dibangun, dengan ukuran dermaga, panjang 100 meter lebar 11 meter, dengan kedalaman 12 mLWS. Sedangkan pelabuhan Midai, ukuran dermaga panjang 130 meter, lebar 10 meter, kedalaman 7 mLWS.

 

Sumber: TanjungpinangPos. Id

 

 

------- Jumlah Pengunjung

10418242
Hari IniHari Ini191
KemarinKemarin249
Minggu IniMinggu Ini1638
Bulan IniBulan Ini4313
SeluruhnyaSeluruhnya10418242
IP Anda : 34Dot203Dot225Dot78
US
UNITED STATES
US